BERITA

MUSRENBANG RKPD 2022 KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA

29 Maret 2021 07:10 Administrator 141 kali dibaca
Tanggal Agenda : 29 Maret 2021
Waktu :

Alhamdulillah hari senin 29 Maret 2021 di Oproom lantai II Setda Kabupaten Muratara telah dilaksanakan MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) RKPD 2022 KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA

Acara dibuka langsung oleh Bupati Musi Rawas Utara H. Devi Suhartoni didampingi Wakil Bupati H. Innayatullah dan Ketua DPRD Efriansyah, S.Sos, Nara Sumber dari Bappeda Provinsi Sumsel Dra. Sri Widayanti, SE.M.Si, dihadiri Ketua PKK Kab. Muratara dan Anggota DPRD Prov. Sumsel Hj. Rita Suryani, Sekda, Asisten, Kepala Bappeda, Kepala OPD, Forpimda dan para peserta undangan lainnya serta para OPD yang hadir melalui virtual zoom.

Bupati Musi Rawas Utara dalam sambutannya menyampaikan Musrenbang RKPD tahun ini dengan tema Penguatan Perekonomian Daerah Berbasis Sektor Unggulan dan Penyediaan Infrastruktur Ekonomi Bagi Peningkatan dan Perluasan Kesejahteraan Masyarakat., bahwa pembangunan yang akan dilaksanakan harus difokuskan pada percepatan peningkatan ekonomi agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta dapat dirasakan semua komponen lapisan masyarakat tanpa kecuali.

Bupati juga mengatakan dalam rangka menentukan Prioritas kegiatan pembangunan tahun anggaran 2022, harus mempertimbangkan dan diselaraskan arah pembangunan dan fokus pada sasaran pembangunan 2022 yang diindikasikan didalam Rancangan RPJMD 2021 -2026 yang akan disusun sesuai Visi yaitu : MEWUJUDKAN CITRA MUSI RAWAS UTARA BERHIDAYA, dengan Misi yaitu : 1. Meningkatkan daya saing melalui pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan berbasis potensi sumber daya alam berwawasan lingkungan dam kearifan lokal didukung infrastruktur yang merata, 2. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia yang berakhlak, toleran dan harmoni berdasarkan Pancasila, 3. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang cerdas, inovatif, transparan, responsive dan akuntabel.

Masalah pembangunan Muratara kata Bupati yaitu : perekonomian mengalami pertumbuhan hanya 0,37% karena dampak Covid 19 yang sampai saat ini belum selesai, ketimpangan penduduk sebesar 0,287% masuk kategori rendah, tingkat pengangguran terbuka 6,88%, IPM sebesar 64,49%, tingkat kemiskinan 19,47% masih urutan tertinggi di Sumsel, dan Kabupaten Musi Rawas Utara masih sebagai daerah tertinggal di Prov. Sumsel.

Memperhatikan beberapa isu strategis maka dari itu ungkap Bupati mari kita bekerja dengan optimal bersama-sama secara cerdas, inovatif, transparan, responsif dan akuntabel, untuk menyelesaikan permasalahan dengan memetakan program kegiatan dan sub kegiatan yang Tepat, Cepat dan Terukur, memuat skala prioritas dan memiliki dampak outcome yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu juga Bupati mengatakan

kepada seluruh kepala OPD untuk memprioritaskan program daerah dalam kegiatan mendukung Visi dan Misi Kabupaten yang bermanfaat secara langsung kepada masyarakat, serta juga mengoptimalkan sumber-sumber dana APBN maupun kerjasama swasta dalam rangka peningkatan investasi daerah guna pembangunan Muratara.

Erwin Syarif, ST.MT dalam laporannya menyampaikan maksud dan tujuan Musrenbang ini yaitu sebagai forum koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas perencanaan pembangunan yang merupakan kelanjutan dari hasil Musrenbang Desa/Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, Forum OPD dan Pra Musrenbang yang merupakan atas usulan prioritas kecamatan dengan renja OPD. Tersusunnya program dan kegiatan yang benar-benar prioritas terpadu dan terarah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta kewenangan OPD. Meningkatkan keterpaduan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan antar Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Dilanjutkan dengan tujuan kata erwin yaitu Menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah dengan arah kebijakan pembangunan daerah Provinsi, Mengklarifikasi usulan program daerah pada Musrenbang kecamatan, Mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah sebagaimana ditetapkan dalam RPJMD, Menyepakati prioritas pembangunan daerah dalam program kegiatan, Mendapat masukan untuk kesempurnaan rancangan awal RKPD yang memuat prioritas pembangunan daerah berdasarkan fungsi OPD dan informasi mengenai kegiatan yang pendanaannya berasal dari APBD daerah, APBD Provinsi, APBN dan sumber pendanaan lainnya.

Tahapan yang telah dilaksanakan mulai dari surat edaran Bupati tentang penyusunan RKPD Kabupaten Musi Rawas Utara dan Renja Perangkat Daerah tahun 2022, konsultasi publik rancangan awal RKPD 2022 (1 Februari 2021), Musrenbang Kecamatan (11 s/d 23 Februari 2021) dan Forum OPD (10 s/d 17 Maret 2021).

Dalam penyusunan RKPD 2022 ini imbuh erwin, menindaklanjuti amanat pasal 14 Permendagri 86 tahun 2017 mengenai penyusunan RPJPD, RPJMD dan RKPD dilaksanakan berbasis e-planning dan Permendagri nomor 70 tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah. Usulan Musrenbang Desa/Kelurahan dari 19 OPD total keseluruhan adalah 1289 usulan dan telah diverifikasi secara online melalui SIPD serta juga Pokir DPRD telah terinput sebanyak 555 usulan.

Terakhir laporan Kepala Bappeda menyampaikan, agar mencapai hasil yang maksimal kepada perangkat daerah untuk Menyempurnakan rancangan renja OPD dengan pemperhatikan usulan Musrenbang Desa/Kelurahan serta pokok-pokok pikiran DPRD.

Terkait dengan penyusunan RPJMD tahun 2021-2026 akan dilaksanakan penajaman indikator dan target terhadap tujuan sasaran terkait Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Dengan penyusunan RPJMD, OPD diwajibkan untuk menyusun rancangan Renstra OPD yang disinkronkan dengan rancangan RJPMD sesuai Permendagri 86 tahun 2017 dan di input kedalam SIPD.

Dokumen perencanaan di SIPD terintegrasi dengan proses penganggaran dan penata usahaan keuangan, agar secara yuridis dan normatif proses penganggaran dapat dilaksanakan.